Sepsis pada Anak: Kenali Gejalanya, Bertindak Cepat Selamatkan Nyawa


Kesehatan buah hati tentu menjadi prioritas utama bagi setiap orang tua. Namun, ada kalanya anak mengalami infeksi yang jika tidak ditangani dengan tepat dapat berujung pada kondisi medis darurat yang mengancam jiwa, salah satunya adalah sepsis.

Untuk mengedukasi masyarakat, dr. Vivi Paryati, Sp.A, selaku Dokter Spesialis Anak RS Bhayangkara Denpasar, membagikan informasi penting mengenai bahaya sepsis pada anak, gejala yang harus diwaspadai, serta pentingnya penanganan medis yang cepat dan tepat.

Apa Itu Sepsis pada Anak?

Sepsis adalah kondisi darurat medis yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh memberikan respons berlebihan terhadap suatu infeksi. Alih-alih hanya melawan infeksi, zat kimia yang dilepaskan ke dalam aliran darah justru memicu peradangan di seluruh tubuh.

Menurut dr. Vivi Paryati, Sp.A, sepsis pada anak dapat berkembang dengan sangat cepat dan merusak berbagai organ vital, bahkan dapat menyebabkan syok sepsis yang berujung fatal jika terlambat ditangani. Sepsis biasanya dipicu oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur, seperti pada kasus pneumonia, infeksi saluran kemih, atau infeksi kulit.

Gejala Sepsis pada Anak yang Wajib Diwaspadai Orang Tua

Gejala awal sepsis sering kali mirip dengan infeksi biasa, sehingga orang tua dituntut untuk lebih peka. Dokter Spesialis Anak RS Bhayangkara Denpasar mengimbau para orang tua untuk segera membawa anak ke rumah sakit jika menemukan tanda-tanda berikut:

  1. Demam Tinggi atau Suhu Tubuh Sangat Rendah: Anak mengalami demam tinggi (di atas 38°C atau justru hipotermia (suhu tubuh di bawah normal).
  2. Napas Sangat Cepat atau Sesak: Anak tampak kesulitan bernapas atau frekuensi napasnya jauh lebih cepat dari biasanya.
  3. Detak Jantung Sangat Cepat: Jantung anak berdebar sangat kencang meski sedang beristirahat.
  4. Perubahan Warna Kulit: Kulit anak tampak pucat, membiru, atau muncul bercak-bercak kemerahan yang tidak hilang saat ditekan.
  5. Anak Sangat Lemas dan Sulit Dibangunkan: Anak terlihat sangat lesu, tidak aktif bermain, atau terus-menerus tidur dan sulit dibangunkan (penurunan kesadaran).
  6. Uring-uringan atau Rewel yang Tidak Biasa: Anak menangis terus-menerus dan sulit ditenangkan.
  7. Produksi Urine Menurun: Popok anak tetap kering atau anak jarang buang air kecil (indikasi dehidrasi berat atau gangguan fungsi ginjal).

"Golden Hour": Bertindak Cepat Menyelamatkan Nyawa

Dalam penanganan sepsis, setiap detik sangatlah berharga. Ada istilah "Golden Hour" atau satu jam pertama yang sangat krusial. Memberikan penanganan medis yang tepat dalam satu jam pertama sejak gejala sepsis dikenali dapat secara signifikan meningkatkan peluang kesembuhan anak.

"Jangan menunda untuk membawa anak ke fasilitas kesehatan jika Anda mencurigai adanya gejala sepsis. Diagnosis dini dan terapi antibiotik serta cairan infus yang cepat adalah kunci utama menyelamatkan nyawa anak," tegas dr. Vivi Paryati, Sp.A.

Layanan Kesehatan Anak di RS Bhayangkara Denpasar

RS Bhayangkara Denpasar berkomitmen untuk memberikan pelayanan medis terbaik bagi tumbuh kembang dan kesehatan buah hati Anda. Didukung oleh tim medis termasuk dokter spesialis anak, serta fasilitas instalasi gawat darurat (IGD) yang siap siaga 24 jam.

Informasi Pendaftaran dan Reservasi Layanan:

Informasi mengenai reservasi pendaftaran online rawat jalan dapat diakses melalui aplikasi SIPRAJA RS Bhayangkara Denpasar (bagi peserta UMUM) atau Mobile JKN (bagi peserta BPJS) yang bisa di download pada Play Store atau Appstore. Jika mengalami kendala dalam proses pendaftaran online pada aplikasi dapat menghubungi Customer Service kami

? Daftar/Konsultasi Via WhatsApp: 0811-3833-238