Mengenal Osteoporosis: Tulang Rapuh yang Datang Tanpa Gejala


Osteoporosis sering kali dijuluki sebagai "silent disease" atau penyakit sunyi. Mengapa demikian? Karena kondisi penurunan kepadatan tulang ini kerap kali berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan gejala apa pun, hingga akhirnya penderita mengalami patah tulang secara tiba-tiba akibat cedera ringan atau bahkan hanya karena bersin dan membungkuk.

Untuk mengupas tuntas masalah ini, dokter spesialis orthopedi RS Bhayangkara Denpasar, dr. Agus Eka Wiradiputra, M. Biomed, Sp.OT, CF Hip and Knee, Aifo-K, membagikan edukasi penting mengenai apa itu osteoporosis, faktor risikonya, serta langkah pencegahan yang bisa kita lakukan sejak dini.

Apa Itu Osteoporosis?

Menurut dr. Agus Eka Wiradiputra, osteoporosis adalah kondisi di mana kualitas dan kepadatan tulang menurun secara signifikan. Hal ini membuat tulang menjadi keropos, rapuh, dan sangat rentan patah.

"Secara alami, tubuh kita terus-menerus merombak tulang lama dan membentuk tulang baru. Namun, seiring bertambahnya usia, proses pembentukan tulang baru tidak secepat proses kerusakan tulang lama. Akibatnya, massa tulang berkurang," jelas dr. Agus.

Mengapa Datang Tanpa Gejala?

Pada tahap awal kehilangan kepadatan tulang, sebagian besar orang tidak akan merasakan gejala apa pun. Gejala biasanya baru muncul ketika osteoporosis sudah dalam kondisi lanjut (severe), yang ditandai dengan:

  • Nyeri punggung yang disebabkan oleh tulang belakang yang patah atau retak.
  • Postur tubuh yang perlahan membungkuk (kiposis).
  • Tinggi badan yang tampak berkurang seiring waktu.
  • Tulang yang sangat mudah patah, bahkan hanya karena benturan ringan.

Siapa Saja yang Berisiko?

Faktor risiko osteoporosis terbagi menjadi dua, yaitu faktor yang tidak dapat diubah (seperti usia lanjut, jenis kelamin wanita, menopause dini, dan riwayat keluarga) serta faktor risiko yang dapat dimodifikasi.

Beberapa kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis antara lain:

  1. Kurang aktivitas fisik: Malas bergerak membuat tulang tidak terstimulasi untuk tetap kuat.
  2. Kekurangan Kalsium dan Vitamin D: Nutrisi ini adalah bahan baku utama pembentukan kekuatan tulang.
  3. Gaya hidup tidak sehat: Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebih dapat mengganggu proses penyerapan kalsium.

Tips Pencegahan Osteoporosis dari dr. Agus Eka Wiradiputra, Sp.OT

Meskipun osteoporosis identik dengan usia lanjut, langkah pencegahannya harus dimulai sejak usia muda demi menabung massa tulang yang padat. Berikut adalah beberapa tips utama:

  • Penuhi Kebutuhan Nutrisi: Konsumsi makanan kaya kalsium seperti susu, keju, yoghurt, sayuran hijau, dan ikan teri. Pastikan juga asupan Vitamin D tercukupi melalui paparan sinar matahari pagi atau suplemen yang dianjurkan dokter.
  • Rutin Berolahraga: Lakukan olahraga beban (weight-bearing exercise) seperti jalan cepat, jogging, atau senam secara teratur minimal 30 menit sehari untuk merangsang kekuatan tulang.
  • Hindari Kebiasaan Buruk: Jauhi rokok dan batasi konsumsi minuman beralkohol.
  • Lakukan Skrining Sejak Dini: Deteksi dini dengan pemeriksaan kepadatan tulang (Bone Mineral Density / BMD) sangat disarankan, terutama bagi wanita yang telah menopause atau lansia.

Jangan Tunggu Sampai Patah Tulang, Konsultasikan Kesehatan Tulang Anda di RS Bhayangkara Denpasar!

Kesehatan tulang adalah investasi masa tua agar Anda tetap aktif dan mandiri tanpa batas. Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala nyeri sendi, tulang terasa linu, postur membungkuk, atau ingin melakukan deteksi dini osteoporosis, segera konsultasikan dengan dr. Agus Eka Wiradiputra, M. Biomed, Sp.OT, CF Hip and Knee, Aifo-K di Poliklinik  Orthopedi RS Bhayangkara Denpasar.

Informasi Pendaftaran dan Reservasi Layanan:

Informasi mengenai reservasi pendaftaran online rawat jalan dapat diakses melalui aplikasi SIPRAJA RS Bhayangkara Denpasar (bagi peserta UMUM) atau Mobile JKN (bagi peserta BPJS) yang bisa di download pada Play Store atau Appstore. Jika mengalami kendala dalam proses pendaftaran online pada aplikasi dapat menghubungi Customer Service kami

? Daftar/Konsultasi Via WhatsApp: 0811-3833-238

Mari jaga tulang kita tetap kuat dan sehat bersama RS Bhayangkara Denpasar!